Wednesday, February 24, 2010

Angels and Airwaves's LOVE Review

this is my first post about album review, so enjoy it :)

Angels and Airwaves. Ya, ini adalah band "pelarian" Tom Delonge yang lebih dikenal sebagai vokalis & gitaris Blink 182. Walaupun kita juga tahu, Blink 182 telah bersatu kembali sejak 2009 lalu. Tom Delonge menuangkan semua idenya yang tidak bisa tersalurkan di Blink 182 ke band ini. Jadilah sebuah band yang terdengar sedikit arogan, eksperimental namun tetap layak untuk dinikmati. Anyway, band ini telah melakukan konser di Indonesia pada saat desember 2008 lalu (and of course i didn't miss it !). Gw rasa cukup ya tentang perkenalan Angels and Aiwaves yang sering disebut AVA ini, for more information there's wikipedia and google to help you :)



mungkin beberapa fans Blink 182 (termasuk gw) yang kecewa karna album ini lebih dahulu dirilis daripada album terbarunya Blink 182. Ternyata, Tom telah menyiapkan materi-materi pada album ini lebih dulu jauh sebelum Blink 182 akhirnya kembali, tepatnya dari awal tahun 2009. Namun akibat padatnya jadwal tur reuni Blink 182, album ini baru bisa dirilis pada tanggal 14 februari 2010 (walaupun akhirnya pada tgl 13 februari 2010). mungkin karena bertepatan dengan hari valentine juga lah maka judul album ini adalah LOVE. satu hal yang menarik, album ini dapat diperoleh dengan mendownload secara cuma-cuma. yes, absolutely free and legal! gw juga kurang tahu kenapa begitu, tp menurut wikipedia: due to corporate underwriting. ok, gw ga gitu paham maksudnya, mungkin ada hubungannya dengan record companynya, entah sedang di ambil alih atau apalah. yang penting kita bisa menikmatinya secara gratis :) . informasi lainya adalah belum ada konfirmasi apakah album ini juga akan dirilis dalam bentuk CD

ada hal lain yang menarik tentang album ini, yaitu gosip tentang benar atau tidaknya Tom Delonge menganut faham masonry (freemason) mungkin yang blom tau bisa di google atau di wiki aja ya. hal ini diperkuat dari logo yang mereka perlihatkan di trailer promo album mereka seperti gambar dibawah dan juga judul-judul lagu yang mengacu pada faham tersebut.



gw udah coba mereview secara singkat lewat twitter, tp karena waktunya terbatas dan agak maksa (sambil kerja soalnya :D) gw coba review ulang dan ada beberapa kata-kata yang harus gw ganti sepertinya. anyway, ini adalah brief review gw:

Brief review AVA - LOVE : sedikit monoton, nyusun tracklistnya ga enak, awal2 upbeat smua, abis itu ballad smua. Lebih enak di mix ~

~ ada 2 lagu yg partnya mirip lagu2 sblmnya: Shove=It hurts , Some origins of fire=The adventure ~

~ anyway, my fav track is The flight of Apollo. Ga kepikiran kalo opening songnya AVA ky gitu

Entah knp biasanya gw tertarik sm opening song (track 1/track 2) dr sbuah album. They say it represents the whole album

Oiya, kalo track 1 ga keitung opening song, itu artinya tuh lagu cm intro/instrumental aja

Revisi: Shove = Everything's magic. Bukan It hurts








1. "Et Ducit Mundum Per Luce"   2:34
2. "The Flight of Apollo"   6:15
3. "Young London"   5:04
4. "Shove"   6:35
5. "Epic Holiday"   4:38
6. "Hallucinations"   4:39
7. "The Moon-Atomic (...Fragments and Fictions)"   6:17
8. "Clever Love"   4:27
9. "Soul Survivor (...2012)"   4:05
10. "Letters to God, Part II"   4:06
11. "Some Origins of Fire"   5:20


"Et Ducit Mundum Per Luce"  jika diartikan kira-kira "lead the world by light" kata-kata ini terdengar sangat masonry. anyway, track pertama ini adalah intro (instrumental) , walau begitu track ini cukup menarik karna tidak terdengar layaknya sebuah intro dikarenakan beatnya yang lebih cocok untuk sebuah outro

2. "The Flight of Apollo"  ini adalah track favorit gw. sebagai lagu pembuka, track ini sangat cocok karena cukup upbeat dan kaya, track ini sudah cukup menggambarkan keseluruhan isi album ini. dan juga gw suka track ini karna partnya cukup banyak, dan sambung menyambung ke track-track berikutnya sangat halus.

3. "Young London" intro gitar yang padat seperti ini tidak terdengar pada lagu-lagu AVA sebelumnya membuat lagu ini juga terdengar fresh, dan lagi-lagi nyambung ke track selanjutnya sangat halus (dan menurut gw yang terbaik selama ini)

4. "Shove" salah satu lagu yang bakal jadi calon sing-a-longnya album ini, karna gampang diterima kuping, cenderung corny dan reffnya mirip sama "Everything's Magic" . anyway, ini juga salah satu lagu yang kuat di album ini.

5. "Epic Holiday"dan akhirnya perjalanan itu berganti, track ini layaknya sebuah track baru (tidak seperti sebelumnya yang disambung) ini adalah salah satu track yang bikin monoton, karna agak mirip dengan track sebelumnya.

6. "Hallucinations"  dirilis lebih dulu sebelum album ini, single pertama dalam album ini, dan sangat kuat karna terdengar fresh. sampling yang digunakan juga fresh kedengarannya

7. "The Moon-Atomic (...Fragments and Fictions)" ini yang gw cari, setelah setengah album, akhirnya mereka menurunkan tempo di lagu ini. kedengarannya damai dan matang. dan lagi-lagi di akhir lagunya berubah, mantap.

8."Clever Love" habis ballad dihajar ballad lagi, itu yang gw maksud tracklistnya kurang enak di mixnya.

9. "Soul Survivor (...2012)"  track ini juga demikian, mirip dengan track sebelumnya, dan lagi track ini terdengar corny

10.  "Letters to God, Part II" masih inget box car racer? mereka pernah rilis lagu "letters to god", track ini adalah penerusnya, hanya saja yang sama hanyalah tema dari liriknya saja. overall ini lagu yang cukup kuat

11. "Some Origins of Fire"  lagu penutup dari album ini agak ga biasa, lagu ini cukup kuat dan biasanya ditempatkan di awal-awal album atau di tengah. verse dari lagu ini sangat mirip dengan "The Adventure"


kesimpulannya, AVA bereksperimen dalam album ini, hal ini mungkin menunjukan kedewasaan mereka. ada beberapa lagu yang terdengar kuat dan fresh, namun tidak sedikit yang terdengar corny dan boring. Score= 6.5 out of 10

check out their latest single, "Hallucinations"



for me, their 1st album "We Don't Need to Whisper" is Take Off to Another Planet , the 2nd "I-Empire" is Rule The Planet and  the 3rd "LOVE" is Trial and Error

No comments:

Post a Comment